Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

14 July 2010

UPAYA UPK BKM GAPURO MENANGGULANGI KREDIT MACET : "PENTINGNYA SILATURAHMI KE KSM "

Kegiatan Ekonomi bergulir UPK BKM Anugrah Sejahtera Desa Gapuro, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang dimulai pada bulan februari 2009 dengan modal sebesar Rp 36 juta yang berasal dari BLM tahap 2 tahun anggaran 2007/2008 dengan jumlah KSM yang mendapat pinjaman awal sebesar 7 KSM.
Kantor desa sementara menjadi tempat kegiatan/operasional UPK dengan jadwal buka kantor setiap hari senin sampai jumat pada pukul 09.00 – 12.30 WIB . Pengurus UPK terdiri dari tiga orang,
yaitu
  1. Kasturah sebagai Manajer,
  2. Rubaiah selaku Pembuku dan
  3. Haidar selaku Juru tagih.
Pelaksanaan kegiatan ekonomi bergulir di UPK BKM Anugrah Sejahtera termasuk Baik. Tercatat, pada Desember 2009,
Tingkat pengembalian sebesar 100% dengan Indikator
  • RR sebesar 100 %,
  • NPL sebesar 0 %,
  • LAR sebesar 0%,
  • PAR sebesar 0%
  • CCR sebesar 174,18% dan
  • ROI sebesar 4,37 %
Dengan laba bersih sebesar Rp 2.843.563,- . Hingga akhir tahun 2009, jumlah KSM yang terlayani dari kegiatan bergulir sebanyak 10 KSM dengan jumlah anggota 51 laki-laki dan 22 perempuan,
“Awalnya sulit sekali memulai kegiatan dana bergulir ini di masyarakat Gapuro Kecamatan Warungasem, karena program serupa dengan pinjaman yang lebih besar sudah seringkali masuk ke desa kami, tapi tingkat pengembaliannya tidak memuaskan. Selain itu juga ada anggapan dari sebagian masyarakat bahwa dana bergulir adalah hibah,” kata Koordinator BKM Anugrah Sejahtera Hakam.“Berkat sosialisasi terus menerus yang dilakukan serta aturan pinjaman yang kami rumuskan bersama dengan anggota BKM kegiatan bergulir yang dikelola UPK ini sampai sekarang menunjukkan kinerja yang memuaskan,” tambahnya.
UPK menerapkan proses verifikasi yang ketat dalam melakukan pencairan p
injaman. Di antaranya calon peminjam harus diketahui oleh ketua RT dan pada waktu pencairan pinjaman seluruh anggota KSM harus hadir guna diberi penjelasan tentang kewajiban-kewajibannya. Juga diterapkan sanksi wilayah dan denda keterlambatan. “Walau begitu, sampai kini belum ada RT yang terkena sanksi wilayah,” ungkap Kasturah.
Salah satu
kunci sukses kegiatan pengelolaan kegiatan pinjaman bergulir di BKM ini adalah silaturohmi ke KSM, kegiatan silaturohmi ke KSM ini di lakukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan pinjaman dan mengingatkan peminjam akan kewajiban dalam melakukan pembayaran pinjaman, bentuk pembinaan dilakukan dengan melakukan kunjungan dan silaturohmi menjaga hubungan baik dengan peminjam, kegiatan ini maksimal 1 bulan sekali, yang melakukan kunjungan ke KSM sebenarnya tidak UPK saja tetapi BKM juga terlibat, keterlibatan BKM di sini sebagai bentuk dari kebersamaan dalam mengelola perguriran di desa gapuro, kunjungan di lakukan di tempat usaha dan rumah anggota KSM adapun tujuannya
  1. Kunjungan ke tempat usaha peminjam, dengan tujuan melihat kondisi usaha masih berjalan atau tidak, melihat perkembangan usaha peminjam, makin berkembang atau menurun, melihat tujuan peminjam di gunakan sesuai dengan permohonan atau menyimpang, membantu mencairkan jalan keluar apabila terjadi masalah dengan usaha peminjam
  2. Kunjungan ke rumah peminjam, melihat kepastian domisili peminjam, melihat kesejahteraan peminjam, membantu mencarikan jalan keluar kepada peminjam apabila terjadi masalah dengan kesejahteraan peminjam yang akan mempengaruhi kelancaran angsuran pinjaman Dengan kunjungan silaturahmi dan pembinan kepada peminjam, pdengan tujuan agar peminjam merasa di perhatikan, adapun kunjungan di lakukan :
  • Pada 1 bulan setelah realisasi pinjaman: Kunjungan pada bulan 1 setelah realisasi berguna untuk mengetahui lebih awal apabila terjadi penyimpangan dalam penggunaan pinjaman
  • Pada 6 bulan setelah ralisasi pinjaman: Kunjungan pada bulan ke 6 setelah realisasi berguna untuk membantu mencarikan jalan keluar kepada peminjam apabila terjadi masalah dengan usaha dan kesejahteraan peminjam yang akan mempengaruhi kelancaran pinjamannya
  • Pada bulan terakhir setoran pinjaman: Kunjungan pada bulan terakhir di gunakan untuk melihat kondisi usaha apakah berjalan dengan baik atau tidak, ini sebagai bahan pertimbangan apabila peminjam mengajukan pijaman kembali kepada UPK
Sumber : LKM "Anugrah Sejahtera"
Desa Gapuro, Kecamatan Warungasem,
Kabupaten Batang
(Tim SF 58 Kec. Warungasem, Batang)


25 June 2010

Pembangunan TK , Wujud kepedulian warga mencetak generasi baru Bangsa

Sariglagah : Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Dari pengertian
di atas dapat dilihat bahwa pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi peningkatan mutu SDM suatu masyarakat. Untuk memperlancar kegiatan pendidikan tersebut diperlukan dukungan dari semua pihak masyarakat baik secara fisik, moril maupun spiritual. Masyarakat desa Sariglagah, sebuah desa di kecamatan Warungasem, memiliki kesadaran yang tinggi tentang pentingnya pendidikan untuk meningkatkan mutu SDM generasi muda. Hal ini terbukti, walaupun dukungan secara fisik belum ada tapi masyarakat tetap melaksanakan pendidikan anak usia dini yang setiap kegiatan belajarnya masih menumpang di balai desa sariglagah. Desa sariglagah merupakan satu-satunya desa di kecamatan warungasem yang belum memiliki gedung TK, Keadaan yang seperti ini memunculkan harapan dan keinginan pemerintah desa beserta masyarakat untuk bisa memiliki gedung untuk pelaksanaan pendidikan anak usia dini. Seperti yang disampaikan oleh Warsan koordinator BKM lancar sariglagah bahwa masyarakat sangat membutuhkan adanya fasilitas ruangan untuk kegiatan pendidikan anak, harapan dan keinginan untuk memiliki gedung tersebut kemudian di musyawarahkan bersama tokoh dan pemerintah desa dan masyarakat tentunya. Dengan adanya program PNPM-MP di kecamatan Warungasem, terutama di desa sariglagah harapan dan keinginan masyarakat untuk memiliki bangunan TK bisa tercapai.
Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan anak, masyarakat kemudian membentuk panitia pembangunan TK yaitu KSM Jatimas yang di ketuai oleh bapak Giyanto, bersama masyarakat desa Sariglagah KSM Jatimas tersebut telah mengusulkan dan merencanakan kegiatan pembangunan TK di desa mereka kepada BKM Lancar. Pengusulan dari dana BLM sebanyak Rp. 43.500.000 dan masyarakat bersedia mendukung dan menggali dana baik sponsor, pemerintah daerah maupun dari masyarakat setempat.
Pengusulan Pembangunan TK tersebut di setujui oleh BKM dan pada tahun 2009, dengan adanya program PNPM-MP masyarakat sariglagah dapat merealisasikan impian untuk mempunyai gedung TK sendiri, gedung tersebut menempati tanah desa dan di bangun dua lokal dan satu ruangan kantor, ternyata dengan data tersebut bisa mewujudkan sebuah TK dengan 2 ruangan plus Kamar mandi dan WC , ini semua tidak lepas dari partisipasi dan swadaya masyarakat desa sariglagah .
Kemudian pada tanggal 24 Desember 2009 KSM dan BKM mengadakan laporan pelaksanaan kegiatan pembangunan TK yang di hadiri oleh Camat, Korkab PNPM MP dan dari pihak Bapermas, sekaligus penyerahan gedung secara simbolis kepada masyarakat untuk di kelola dan di pelihara.
( Sumber : LKM "Lancar" Desa Sariglagah Kecamatan Warungasem Kab. Batang -Tim Faskel : 57 Kab. Batang )

29 May 2010

PENGUMUMAN FINAL HASIL SELEKSI TAPP KABUPATEN BATANG

Berdasarkan hasil seleksi Administrasi, tertulis, Wawancara/ Kompetensi dan Paparan yang dilaksanakan sebanyak 2 tahap pada Tanggal 29 s/d 30 April 2010 dan 19 s/d 21 Mei 2010 maka panitia seleksi yang terdiri dari Bappeda kab. Batang, DCKTRK Kab. Batang, Tim Teknis Tingkat Kabupaten, Konsultan Manajemen Wilayah Kab. Batang, BKM/ LKM, Kepala desa/ Kelurahan, TIPP Desa/ Kelurahan memutuskan bahwa yang memenuhi syarat sebagai Tenaga Ahli Perencanaan Partisipatif (TAPP) untuk mendampingi 16 Desa/ Kelurahan Lokasi PLPBK Kab. Batang adalah sebagai berikut :

NO NAMA ALAMAT

1. GENTINA PRATAMA PUTRA Jl. Taman Kelud Selatan No 1 A Semarang
2. ANANG SUKMO GURINDO Ds. Kebumen RT 01/02 Kec. Tulis Kab Batang 51261
3. MOH. MUKTI ALI Jl. Gaharu Timur Dalam VI / 132 Perumnas Banyumanik
Semarang

4. SRI PURBO HARJONO Wonobodro, RT 02/04 Blado-Batang
5. AGUNG FITRIYANTO Jl. Tenggang Rt 05 Rw VII Tambakrejo Gayamsari Semarang
6. GATOT MARTONO Jl. Mega Raya IV No. 299 Semarang
7. ACHMAD SUBECHI Dk. Tarub Rt 02/VII Subah Batang 51262
8. PUGUH WIYONO Jl. Dinar Mas XII/10 Perum Puri Dinar Mas Tembalang
Semarang

9. DIMAS DANI AYUDHA Jl. Kapuas II RT 07/II Sidomulyo Semarang 50514
10. NUGARA RT 02 RW 05 No 17 Dusun Wonoserno, desa Kutosari
karanganyar, Kab. Pekalongan

11. DJUDJUN RUSMIATMOKO Jl. Durian Utara III No. 3 Pedalangan,Banyumanik,Semarang
12. ANASRUL MUKTAFI Desa Bulak RT 7/RW 3 rowosari kendal
13. M. ANWAR HIDAYAT Kayungan Desa Banjarmangung RT 02 RW 04 Kec Banjarmangung
Banjarnegara

14. DIAN QISWORO Desa Latak Kec. Godong Grobogan
15. SUWARNO Jl. Kemandoran 8 No 32 Grogol Utara Keb.Lama Jakarta Utara
16. SYAFRIL Jl. Gajah Mada RT 5/5 No. 7 Gogoran Kel Kauman Kec. Batang


Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 26 Mei 2010 di Aula Bappeda Kabupaten Batang pada Jam 09.00 WIB. atas perhatiannya di ucapkan terimakasih


Panitia Seleksi TAPP
Kabupaten Batang